Kamis, 16 Januari 2014

Flu Menurunkan Kepercaya-dirian Seseorang

Apa gunanya obat ketika hidung mampet, dan bahkan sinus sudah meradang?
“Aku hanya butuh udara segar!!”
Memang, ada pepatah mengatakan, “Tidak ada penyakit yang tidak bisa diobati”, tapi bukan berarti harus mengobati dengan obat pahit berbentuk tablet, kapsul, sampai sirup yang rasanya bikin muntah, kan?

Senin, 13 Januari 2014

Dimana Kau Menyembunyikan Pacarku, Ya Allah?

(Ini adalah naskah artikelku yang gagal dalam Event Menulis "Curhat Jomblo Minta Jodoh" yang diadakan salah satu penerbit di Indonesia, Diva Press)
“Aku pengen punya pacar!!”
Kata-kata itu lah yang selalu muncul setiap aku menemukan atau memikirkan kejadian-kejadian tertentu. Seperti contohnya, ketika suatu hari aku kelaparan dan mampir ke warung bakso, baru saja melangkahkan kaki melewati pintu, aku sudah dapat melihat pasangan-pasangan yang duduk berduaan. Mereka makan berdua, mereka ngobrol berdua, mereka tertawa berdua, mereka bercanda berdua, bahkan mereka mengatur waktu melahap bakso berdua.

Senin, 06 Januari 2014

Selamat Tinggal Teman ('10)

“Oh, masih idup ya?”
Aku pernah ditanya seperti itu ketika aku baru saja tiba dan mencopot sepatuku. Sebenarnya itu hanya kalimat candaan, namun aku terlalu sensitive untuk mengartikannya. Aku pikir kakak itu bermaksud menyindirku lantaran aku yang jarang muncul ke “tempat itu” lagi. Aku terlalu sibuk dengan duniaku sendiri. Aku pikir aku punya mimpi yang harus dikejar sekarang, selagi ada kesempatan, aku tidak ingin membuang-buang waktu lagi. Aku takut akan tiba saat habis masa hidupku dan aku belum melakukan apapun untuk mimpiku. Aku pun menjadi tak tau malu. Pergi seenaknya, datang semaunya.

Rabu, 01 Januari 2014

Fobia Malam Tahun Baru


“Tahun baru mau ngapain?”
Itu adalah pertanyaan yang paling nge-bete-in sedunia. Pertanyaan yang benar-benar merugikan dan menjatuhkan martabat gue. Dari zaman peradaban kuno sampai zaman peradaban modern seperti sekarang ini, (buset? tua amat?) gue selalu merayakan malam tahun baru bersama keluarga (Seneng, dong? Bareng mamahhh dan papahhh), terus paling pol bareng anak-anak kampus (Nah, rame dong?). Seharusnya hal itu memang menyenangkan, tapi yang menjadi sumber masalah adalah setiap gue kumpul sama keluarga, bokap dan nyokap gue akan selalu menanyakan:
“Nggak sama pacar?”