Minggu, 03 Mei 2015

Sosok Damai dalam Cinta

Dia...
Sosok malaikat dalam tubuh manusia.
Kedamaian selalu yang kurasa...
Setiap kulihat wajahnya.
Nyamannya...
Saat bersanding di sisinya.
Bahkan tak jenuh sepasang telinga,
demi mendengar suaranya...
yang selembut suara air di sungai surga.

Dulu suka,
Kemudian ku tak suka...
Lalu suka...
Suka padanya yang kupikir kerang biasa.
Hanya terendam di laut saja.
Yang jarang terlihat siapa-siapa.

Kukira ku hanya terpesona...
Kukira perasaan ini sebatas lewat saja.
Oh, sungguh. Namun, cinta...
benar-benar ada.
Ingin menghindar, tapi mungkinkah kubisa?

Jumat, 01 Mei 2015

Penulis Biasa

Aku bukan sastrawan penuh cinta,
yang bisa menulis dengan kata-kata indah.
Aku bukan sastrawan intelektual,
yang merasuki bukunya dengan pengetahuan super spesial.
Aku bukan sastrawan religius,
yang mampu menyisipkan makna keagamaan yang terbungkus bagus.
Aku bukan sastrawan lucu,
yang selalu membuat pembacanya tertawa tanpa jemu.
Aku hanyalah aku,
seseorang yang ingin berbicara lewat buku.

NRJ
Pringsewu,
01 Mei 2015.

Ukur Manusia dari Sifat??

Bumi terus berputar,
"selalu sama" kan terasa hambar.
Perubahan sifat pun tak bisa dihindar,
mengukur manusia karna sifat bisa jadi salah besar.