Dia...
Sosok malaikat dalam tubuh manusia.
Kedamaian selalu yang kurasa...
Setiap kulihat wajahnya.
Nyamannya...
Saat bersanding di sisinya.
Bahkan tak jenuh sepasang telinga,
demi mendengar suaranya...
yang selembut suara air di sungai surga.
Dulu suka,
Kemudian ku tak suka...
Lalu suka...
Suka padanya yang kupikir kerang biasa.
Hanya terendam di laut saja.
Yang jarang terlihat siapa-siapa.
Kukira ku hanya terpesona...
Kukira perasaan ini sebatas lewat saja.
Oh, sungguh. Namun, cinta...
benar-benar ada.
Ingin menghindar, tapi mungkinkah kubisa?