![]() |
| benasart_com_images_books_cartoon_200 |
Dan… Yang paling ditunggu-tunggu seusai ujian, pastinya adalah IP (Indeks Prestasi).
Iya, kan?
Karna itu adalah sesuatu yang membuktikan kerja keras kita melahap pemberian dosen selama satu semester… Wuihhh....Bikin deg-degan.
Tapi, jangan salah…
Ada juga lho mahasiswa-mahasiswi yang tidak peduli akan IP-IP itu. Mereka mengatakan IP tidak dapat sepenuhnya menggambarkan kemampuan kita. Yups!!! I agree!!! Saya juga setuju banget!! I think like that, too. Karna apa? Karna terkadang IP itu tidak murni dan tidak asli dari jerih payah kita sendiri alias “NYONTEK”, “CHEAT”, and “ngePEK”.
Iya, kan?
Karna itu adalah sesuatu yang membuktikan kerja keras kita melahap pemberian dosen selama satu semester… Wuihhh....Bikin deg-degan.
Tapi, jangan salah…
Ada juga lho mahasiswa-mahasiswi yang tidak peduli akan IP-IP itu. Mereka mengatakan IP tidak dapat sepenuhnya menggambarkan kemampuan kita. Yups!!! I agree!!! Saya juga setuju banget!! I think like that, too. Karna apa? Karna terkadang IP itu tidak murni dan tidak asli dari jerih payah kita sendiri alias “NYONTEK”, “CHEAT”, and “ngePEK”.
Tapi… bukan berarti IP itu “not important”.
Hmm… penting, gk penting, Miss akan ber-opini sedikit… hehe…XD
Perhatikan yaa, anak-anak! Duduk manis! Simak baik-baik!
Perhatikan yaa, anak-anak! Duduk manis! Simak baik-baik!
Dari hasil pengamatan… bisa diperkirakan:
1. 25% mahasiswa-mahasiswa yang tidak pintar dan believe that “IP is IMPORTANT”. Bahkan ada juga mahasiswa yang memuja-muja IP-nya saat mendapatkan IP yang besar. “wuiiish…saya dapat IP gede’-gede’. Keren, kan?” Padahal… -???-
2. 20% mahasiswa-mahasiswa pintar who believe that “IP is IMPORTANT”. Dan kebenarannya dapat dipertanggung-jawabkan. Karna mereka memang benar-benar pintar, dan IP nya sesuai.
3. 25% mahasiswa-mahasiswa tidak pintar yang believe that “IP isn’t IMPORTANT”. Menurut mereka, IP itu tidak penting. Dan alasannya cukup sama dengan type mahasiswa di nomor 4.
4. 20% mahasiswa- mahasiswa pintar yang percaya bahwa “IP isn’t IMPORTANT”. Yaa… Karna memang otaknya pintar, untuk apa IP lagi? Toh, semua orang sudah tau kalau mereka pintar.
5. Dan yang terakhir adalah… 10% yang masi bingung, apakah IP itu penting atau tidak… hehe.
Saya sendiri bukanlah type mahasiswa di nomor 2, 4, dan apalagi 5. Saya akui, saya bukan seseorang yang pintar, atau jenius. Daripada saya memilih nomor 3, dan malah kesannya sombong, lebih baik saya memilih nomor 1. Tapi bukan berarti saat saya dapat IP tinggi, saya akan membangga-banggakannya. Mungkin keajaiban… hahaha…XD
Hmmm… semua itu penting, tidak ada yang tidak penting. Memang IP tidak penting untuk ditunjukan, tapi penting untuk dimiliki. Tanpa memiliki IP, kita nggak akan cepat lulus. Finally, be “Mahasiswa Abadi”. Mau? Saya sih enggak. Ibarat kata, kita mau pergi ke kampus dari rumah, jalan kaki, nih. Sedangkan kita cuma bisa ngelangkah 1 langkah. Halaahh… gk penting banget, kan? Tapi, tanpa 1 langkah, kita nggak akan bisa 2 langkah, 3 langkah…dan akhirnya nggak sampe-sampe. So, tidak ada yang tidak penting.
Dunia perkuliahan memberikan kita persiapan untuk kerja. Sedangkan “bekerja”, tidak cukup hanya modal pintar otak, tetapi… yaitu, bisa kerja, bisa ngomong, dan bisa bersosial atau berkomunitas. Pintar otak adalah cabang dari bisa kerja, selain itu; bakat, kemampuan, minat, dan semangat kerja. Bisa ngomong, artinya dapat berkomunikasi, dapat menata bahasa pada siapa kita berbicara. Berkomunitas, jika kita memiliki teman yang banyak, itu mempermudah kita mencari pekerjaan. Jika salah satu teman kita punya usaha sendiri dan melihat kemampuan kita, pasti kita akan ditempatkan ditempat yang nyaman dan tentunya sesuai kemampuan kita. Professional, bro…
Yang paling tidak bisa kita pungkiri, jika kita ingin bekerja dengan orang lain…kita membutuhkan ijazah. Dan sekali lagi, tanpa IP…Kita sulit mendapatkan ijazah yang memuaskan. Dan tanpa ijazah yang memuaskan, kita sulit mendapatkan pekerjaan yang layak. Seseorang yang otaknya pintar pun, jika tidak punya ijazah atau IP-nya rendah, mereka akan sulit mendapatkan pekerjaan. Akhirnya?? Sodok? Suap?
Yahh, cari kerja bukan cuma pake otak, tapi juga usaha. Bukankah begitu?
Okeee…cukup opini dari Miss. Semua itu penting, tidak ada yang tidak penting, tidak ada yang sia-sia.
Hehe, semoga kalian jadi orang yang BIJAKSANA dalam setiap keputusan. BIJAKSANA itu ENAK!! ^0^
See yaa??
