Hal yang paling menjengkelkan di dunia ini adalah ketika kita sedang
buru-burunya butuh mengoperasikan laptop, tapi malah laptopnya lelet. Ugh! Pasti rasanya ngedongkol abis dan pengen melampiaskan amarah
dengan membanting laptop kamu dari puncak gunung Everest, jauh-jauh ke Asgard nyolong palunya Thor buat ngancurin laptopnya, kalo nggak kuat akhirnya kamu cariin Jarvis buat bantuin ngebom laptop kamu, atau lebih nekad lagi, minjem samurai di rumah mantan cuman buat nebas laptop kamu. Iya, kan? Iya, kan? Iya, kan? Iya aja,
sih... biar nggak garing.
Gue punya tips buat kalian.
1.
Pastikan kamu punya laptop.
2. Cari tempat yang nyaman. Boleh kok di tempat yang ada wifi gratis-nya. Yang
penting, jangan di deket-deket rumah mantan, karna nanti disangkain belom move on.
3.
Duduk manis, bawa cemilan.
4. Baca bismillah. Jangan lupa do’a makan, kan tadi bawa cemilan?
5.
Nah, pastikan laptop terpasang antivirus dan ter-update setidaknya satu
bulan sekali. Saran saja, gunakan SMADAV sebagai pelengkap antivirus utama.
Karna SMADAV sangat berfungsi sekali ketika laptop terserang virus. Biasanya SMADAV
bisa memunculkan folder-folder yang ter-hidden oleh virus-virus shorcut. Atau
ketika USB lu terkena virus-virus tersebut setelah dicolok ke komputer rentalan
belakang kampus, SMADAV dapat menjadi pahlawan dalam urusan ini.
6.
Defrag laptop setiap satu minggu sekali. Gunakan defraggler bawaan windows,
atau bisa cari aplikasi defraggler lain yang lebih canggih dengan mengetikkan “download aplikasi defraggler” di mesin
pencarian GOOGLE.
7.
Hapus data-data yang tidak penting, dan pastikan folder restore kosong.
8.
Hapus aplikasi-aplikasi yang kira-kira tidak dibutuhkan lagi. Caranya, masuk ke Control Panel, pilih Program, klik Program and Features atau Uninstall
program, pilih mana yang mau dihapus, klik kanan, klik uninstall.
Saran, kalau bukan penggemar game, lebih baik hapus saja game-game yang ada
di laptop kamu. Karna biasanya game-lah yang menyesakkan memori data utama dan
mengakibatkan laptop jadi lelet kayak ulet daun teh puc*k.
9.
Kemudian delete folder sisa program yang sudah di-uninstall tersebut di
Data C. (For Windows 7): Buka
Local Disk (C), double-click folder Program, pilih folder program yang tidak
dibutuhkan lagi, klik kanan, delete.
Nah, biasanya ada file-file tertentu yang tidak bisa dihapus, kamu bisa
menggunakan aplikasi unlocker untuk membumihanguskan file permanen. Aplikasi
tersebut bisa didapatkan di toko-toko terdekat, ah, bukan... ketik saja
“Aplikasi Unlocker” di Google Search Engine.
10. Hapus program-program startup yang nggak
terlalu penting. Program Startup adalah program-program yang muncul ketika
laptop baru saja dinyalakan. “Biasanya”, program-program yang tidak diinginkan
muncul akibat jejak-jejak peninggalan penginstalan program tertentu. Caranya:
-
Klik All Program, lalu cari accesoris, klik CMD (Command Prompt), atau
menggunakan cara lain: tekan tombol pada keyboard Windows+R
-
Ketik MSCONFIG, enter.
-
Pilih Tab Startup
-
Uncheck atau hapus tanda ceklis pada program yang tidak ingin dimunculkan
lagi saat Startup
-
Lalu enter
-
Restart
11. Jika tips-tips di atas tidak
berhasil, di Chou Oodama Rasen Shuriken saja laptop anda.
Thanks for reading, ya. Kritik dan saran di kolom komentar, sangat berharga untuk kejayaan Konoha. Jaa...