Dia...
Sosok malaikat dalam tubuh manusia.
Kedamaian selalu yang kurasa...
Setiap kulihat wajahnya.
Nyamannya...
Saat bersanding di sisinya.
Bahkan tak jenuh sepasang telinga,
demi mendengar suaranya...
yang selembut suara air di sungai surga.
Dulu suka,
Kemudian ku tak suka...
Lalu suka...
Suka padanya yang kupikir kerang biasa.
Hanya terendam di laut saja.
Yang jarang terlihat siapa-siapa.
Kukira ku hanya terpesona...
Kukira perasaan ini sebatas lewat saja.
Oh, sungguh. Namun, cinta...
benar-benar ada.
Ingin menghindar, tapi mungkinkah kubisa?
Minggu, 03 Mei 2015
Jumat, 01 Mei 2015
Penulis Biasa
Aku bukan sastrawan penuh cinta,
yang bisa menulis dengan kata-kata indah.
Aku bukan sastrawan intelektual,
yang merasuki bukunya dengan pengetahuan super spesial.
Aku bukan sastrawan religius,
yang mampu menyisipkan makna keagamaan yang terbungkus bagus.
Aku bukan sastrawan lucu,
yang selalu membuat pembacanya tertawa tanpa jemu.
Aku hanyalah aku,
seseorang yang ingin berbicara lewat buku.
NRJ
Pringsewu,
01 Mei 2015.
yang bisa menulis dengan kata-kata indah.
Aku bukan sastrawan intelektual,
yang merasuki bukunya dengan pengetahuan super spesial.
Aku bukan sastrawan religius,
yang mampu menyisipkan makna keagamaan yang terbungkus bagus.
Aku bukan sastrawan lucu,
yang selalu membuat pembacanya tertawa tanpa jemu.
Aku hanyalah aku,
seseorang yang ingin berbicara lewat buku.
NRJ
Pringsewu,
01 Mei 2015.
Label:
Puisi
Ukur Manusia dari Sifat??
Bumi terus berputar,
"selalu sama" kan terasa hambar.
Perubahan sifat pun tak bisa dihindar,
mengukur manusia karna sifat bisa jadi salah besar.
"selalu sama" kan terasa hambar.
Perubahan sifat pun tak bisa dihindar,
mengukur manusia karna sifat bisa jadi salah besar.
Label:
Puisi
Jumat, 24 April 2015
Book 1: "Sahabat Scout" Obsession-Ch.I
Ch. I :First Impression
By: Naro RJ.
“Jadi, apa tujuan kamu?” Tanya seorang perempuan berkulit coklat
yang usianya dua tahun lebih tua dari
usiaku. Suaranya menggema
mengisi ruang perkuliahan di lantai tiga yang waktu itu hanya ada
aku dan hanya ada dia. Sangat sepi.
Jumat, 02 Januari 2015
The Pride
By : Naro RJ.
Ini adalah akhir bulan. Waktu dimana
dompet oranye usangku akhirnya menggendut setelah dua mingguan kurus kerempeng.
Honor mengajar di SMP biasa memang tidak banyak, tapi cukuplah untuk kebutuhan
sehari-hari bagi wanita lajang duapuluh-empat tahunan sepertiku.
Label:
Short Story,
Story
Langganan:
Komentar (Atom)