Sabtu, 20 Desember 2014

Runtuhnya Motivasi Pemimpi

Mimpi kini tak bernafas lagi.
Ketika motivasi runtuh berikut pula aksi...
Mati, gagal terus saja merajai.
Mengubur harapan yang dulu menguasai.

Dengar, sang pemimpi dalam bimbang,
"Apakah berhenti atau... lanjut berjuang?"

*NRJ*

Pringsewu,
20 Desember 2014

Rabu, 26 November 2014

Reinkarnasi Mahakarya

Oleh: NRJ

Rotasi sebongkah imaginasi
Bergerak meski berhenti durasi
Menjumlahkan setiap halusinasi,
saat menyulam fiksi...
Renovasi!!
Bukan mahakarya basi!
Hanya reinkarnasi,
merevisi aksi sensasi

Meski pelik,
meski raga terbalik,
meski keberuntungan selalu menampik,
meski keputusasaan kadang mencabik,
meski kecerahan hanya lewat dan berbisik,
Sejauh bintang di angkasa...
akan tetap berusaha kutarik!

Pringsewu,
26 November 2014

Pendongeng Basi

Oleh: NRJ

Aku kalah dalam bahasa.
Mereka mengukir kata dengan rasa.
Tapi apa gunanya lah aku berkeluh kesah.
Seperti inilah yang kubisa,
menanam point yang penting-penting saja.
Pendongeng tanpa basa-basi semestinya,
katanya...
Yah...
Tulisan memang cerminan penulisnya.
Ya sudahlah...
Pasti masih ada celah, 
tinggal tunggu saja.
Aku akan selalu jalan kesana.
Takkan berhenti begitu mudahnya.
Karna kuyakin setiap jejak mempunyai makna.
Makanya,
tak maulah kubiarkan sia-sia.
Aku pasti bisa!
Meski butuh waktu lama...

Pringsewu,
24 November 2014

Selasa, 25 November 2014

Jiwa yang Terluka


Hembus angin berjatuhan di kulit-kulitku
Berteriak serempak di kegelapan malam ini
Tak kusadari, bintang-bintang telah menyapaku dari balik kabut
Tersenyum memperhatikanku dengan rasa iba

Jumat, 31 Oktober 2014

TIPS SUPAYA LAPTOP LO NGGAK LELET KAYAK KEONG

Hal yang paling menjengkelkan di dunia ini adalah ketika kita sedang buru-burunya butuh mengoperasikan laptop, tapi malah laptopnya lelet. Ugh! Pasti rasanya ngedongkol abis dan pengen melampiaskan amarah dengan membanting laptop kamu dari puncak gunung Everest, jauh-jauh ke Asgard nyolong palunya Thor buat ngancurin laptopnya, kalo nggak kuat akhirnya kamu cariin Jarvis buat bantuin ngebom laptop kamu, atau lebih nekad lagi, minjem samurai di rumah mantan cuman buat nebas laptop kamu. Iya, kan? Iya, kan? Iya, kan? Iya aja, sih... biar nggak garing.

Minggu, 19 Oktober 2014

Corat-Coret Novel. Book 2: (No Title)


-I-
Sang Author==> Naro RJ.

Aku ingin menceritakan tentang sahabatku. Namanya J. Revano Dika Syahputra. Aku memanggilnya Revan. Dia satu tahun lebih tua dariku. Dia tampan, berkulit putih, tingginya 170 cm. Aku memiliki cerita menarik saat bersamanya. Saat itu, Revan masih  semester 8, mahasiswa finansial. Dia sedang mengerjakan bab 4 skripsinya, dan dia bekerja sambilan sebagai guru matematika di SMP Karya Bangsa. Dan aku, semester 6.

Curhatan Mahasiswa Tingkat Akhir

Assalamualaikum, para mahasiswa tua!

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan Rahmat serta Hidayah-Nya, sehingga kita dapat berkumpul di BLOG GUE dalam keadaan sehat walafiyat. (Udah deh, capcuss!! Nggak usah basa-basi, kayak mau pidato di pengajian ibu-ibu, aja...)

Okeh, langsung aja...

Rabu, 06 Agustus 2014

'SAMPAH-SAMPAH' INI...

Nemu sampah. Haha... Sampah-sampah yang sayang dibuang. 
Tulisan-tulisan gaje masa ABG, yang dibilang 'cerpen'(?) dan 'novel' (?) itu.

Sabtu, 02 Agustus 2014

(Flash Fiction)-- SAHABAT BAIKKU, REIHAN...

Pada suatu senja yang hangat, aku duduk santai di atas balai-balai belakang rumahku. Aku sedang memicingkan mata ketika seseorang datang dengan senyum yang indah seperti biasanya.

“Ray...” Sapanya sambil memperlebar lengkungan bibirnya.

Aku pun membalas senyumnya. “Hei, Reihan...”

Selasa, 20 Mei 2014

(Flash Fiction)--PANJUL DAN BEJO

“Kenapa daritadi dia ngeliat ke arah gue mulu, ya?” Gue mulai risih dengan sikap wanita sekitar 25 tahunan di depan gue.

“Hati-hati, Njul.” Bisik Bejo yang juga merasakan aura gelap.

Minggu, 09 Maret 2014

Cuplikan Naskah SSO by Naro RJ.

Ding...dong...!!
Pssstt... Lagi sibuk skripsi, nih. (ehm, sebenernya sih, gk sibuk-sibuk banget)
Mapas baru bikin judul, mamen. Santailah... yang penting udah ada ide, dan yang penting pelan-pelan, tapi hasilnya memuaskan. Daripada cepet-cepet hasilnya 'menjijikan'. Iya gk? Iya, sih. Iya, dong.
Maunya sih, menulis itu bukan sekadar untuk syarat, tapi juga untuk berbicara. (Biasa...ehm, penulis...)
Nggak mau dong, reputasi penulis (meskipun amatiran) hancur gara-gara skripsi jelek. Hmm...

Ngomong-ngomong tentang penulis, saya lagi repot-repot nih ngedandanin naskahku yang ancur abisss, terbukti ditolak dua kali, hampir tiga kali (lagi nungguin konfirmasi dari penerbit). \Ehm, katanya sibuk SKRIPSI!\. "Dibilangin santaiii brooohhh...". Sambil menyelam, minum air. Sambil ngurusin skripsi, sambil minum air. (loohh??). SALAH. Sambil ngurus skripsi, revisi naskah juga.

Ini naskah ceritanya tentang persahabatan dengan nuansa-nuansa petualangan. Seru, kan? Iya, geh... Iya, sih... Iya, dong...

Kasih nih, cuplikannya! Jangan lupa kasih rating!!

_________________________

_________________________


Kalo gk berhasil, itu berarti kamu harus sabar tunggu tanggal terbitnya, dan beli di toko-toko terdekat, wokeehhh!! Bye...

Minggu, 02 Maret 2014

Rasa Ini Apa?

Awalnya pura-pura...
Awalnya cuma biasa...
Awalnya basa-basi....
Awalnya cuma cari sensasi...

Kamis, 16 Januari 2014

Flu Menurunkan Kepercaya-dirian Seseorang

Apa gunanya obat ketika hidung mampet, dan bahkan sinus sudah meradang?
“Aku hanya butuh udara segar!!”
Memang, ada pepatah mengatakan, “Tidak ada penyakit yang tidak bisa diobati”, tapi bukan berarti harus mengobati dengan obat pahit berbentuk tablet, kapsul, sampai sirup yang rasanya bikin muntah, kan?

Senin, 13 Januari 2014

Dimana Kau Menyembunyikan Pacarku, Ya Allah?

(Ini adalah naskah artikelku yang gagal dalam Event Menulis "Curhat Jomblo Minta Jodoh" yang diadakan salah satu penerbit di Indonesia, Diva Press)
“Aku pengen punya pacar!!”
Kata-kata itu lah yang selalu muncul setiap aku menemukan atau memikirkan kejadian-kejadian tertentu. Seperti contohnya, ketika suatu hari aku kelaparan dan mampir ke warung bakso, baru saja melangkahkan kaki melewati pintu, aku sudah dapat melihat pasangan-pasangan yang duduk berduaan. Mereka makan berdua, mereka ngobrol berdua, mereka tertawa berdua, mereka bercanda berdua, bahkan mereka mengatur waktu melahap bakso berdua.

Senin, 06 Januari 2014

Selamat Tinggal Teman ('10)

“Oh, masih idup ya?”
Aku pernah ditanya seperti itu ketika aku baru saja tiba dan mencopot sepatuku. Sebenarnya itu hanya kalimat candaan, namun aku terlalu sensitive untuk mengartikannya. Aku pikir kakak itu bermaksud menyindirku lantaran aku yang jarang muncul ke “tempat itu” lagi. Aku terlalu sibuk dengan duniaku sendiri. Aku pikir aku punya mimpi yang harus dikejar sekarang, selagi ada kesempatan, aku tidak ingin membuang-buang waktu lagi. Aku takut akan tiba saat habis masa hidupku dan aku belum melakukan apapun untuk mimpiku. Aku pun menjadi tak tau malu. Pergi seenaknya, datang semaunya.

Rabu, 01 Januari 2014

Fobia Malam Tahun Baru


“Tahun baru mau ngapain?”
Itu adalah pertanyaan yang paling nge-bete-in sedunia. Pertanyaan yang benar-benar merugikan dan menjatuhkan martabat gue. Dari zaman peradaban kuno sampai zaman peradaban modern seperti sekarang ini, (buset? tua amat?) gue selalu merayakan malam tahun baru bersama keluarga (Seneng, dong? Bareng mamahhh dan papahhh), terus paling pol bareng anak-anak kampus (Nah, rame dong?). Seharusnya hal itu memang menyenangkan, tapi yang menjadi sumber masalah adalah setiap gue kumpul sama keluarga, bokap dan nyokap gue akan selalu menanyakan:
“Nggak sama pacar?”